NET TV Hadirkan “Janda Kembang”, Drama Komedi Kaum Urban ala FTV

tabloidbintang.com | 2 April 2022 | 05:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Memasuki bulan April 2022, NET TV kembali menghadirkan warna baru tayangan hiburannya. Kali ini NET TV menghadirkan “Janda Kembang”, sebuah drama komedi situasi tentang lika liku kehidupan para wanita single. Serial “Janda Kembang” digarap layaknya film televisi dengan dibintangi aktor Ali Syakieb, dan aktris Amanda Rigby, Oline Mendeng, hingga Diah Permata Sari. Sketsa drama ini akan tayang di NET TV mulai 2 April 2022, setiap hari, pukul 16.45 WIB. 

Menurut Yeni Anshar (Direktur Programming NET TV), serial “Janda Kembang” menghadirkan cerita seputar drama kehidupan yang dibalut dengan warna komedi ringan namun digarap secara serius layaknya sebuah film televisi.

 “Cerita Janda Kembang sebenarnya memperlihatkan sisi lain di balik kecantikan para wanita yang kebetulan harus berjuang mengadu nasib karena terpisah dari  pasangannya. Ada rasa cinta terhadap pasangannya yang selalu dirindu, ada perjuangan melewati takdir, dan tak jarang juga menjadi  bahan pergunjingan. Namun nasib mereka ditentukan oleh perjuangan hidup mereka lewat pekerjaannya masing-masing, bukan karena pergunjingan yang dapat menjatuhkan mereka” ujar Yeni Anshar.

Serial “Janda Kembang” bercerita tentang kehidupan sebuah perkampungan di pinggiran  Jakarta dimana terdapat tiga  wanita single yang cantik   layaknya kembang. Mereka memiliki nasib yang sama, yaitu terpisah dari pasangannya, dengan alasan yang berbeda-beda. Mereka menjalani kehidupan sesuai takdirnya masing-masing, namun kerap saling memperhatikan antara satu dengan yang lain. Kecantikan Janda Kembang memang kerap menarik perhatian warga lainnya, namun di sisi lain menghadirkan pergunjingan yang kadang kurang sedap walaupun belum tentu tepat. 

Bak bunga di sebuah taman, kehadiran wanita cantik Janda Kembang tentu menjadi perhatian kaum adam, baik di kampung tersebut maupun dari luar kampung. Mulai dari mencari jodoh, urusan bisnis, hingga sekedar iseng, para pria mencoba peruntungannya menarik perhatian para wanita tersebut.Di sisi lain tentu hal ini menimbulkan rasa cemburu para wanita di kawasan tersebut. Perhatian banyak pria tertuju pada figur wanita cantik tersebut, sehingga muncullah berbagai interaksi yang menarik di antara haters dan lovers nya.

Dalam serial ini, Amanda Rigby berperan sebagai Salmah, janda polos dan cantik yang ditinggal meninggal oleh suaminya dan belum bisa move on. Salmah bekerja serabutan sebagai make-up artis untuk dapat bertahan hidup. Dari pernikahan itu, dia memiliki seorang anak berusia 8 tahun bernama Laila yang diperankan oleh Abigail, gadis ceriwis yang kerap usil namun sesungguhnya pintar. 

Salmah kerap membuat iri Neneng(Oline Mendeng), tetangganya seorang janda yang juga hidup sendiri meninggalkan suaminya yang berada di Timur Tengah.  Neneng memperjuangkan hidupnya dengan berjualan warung, sambil sesungguhnya berharap suaminya bisa kembali. Lalu juga ada tetangga Salmah yang bernama Seli (Alodya Desi), janda berkelas yang juga selalu iri dengan kecantikan Salma. Seli sempat menikah siri dengan pria kaya, namun kemudian diketahui istri sah nya dan membuat Seli memilih menyingkir ke kampung tersebut, namun tetap dengan gaya nya sebagai istri orang kaya.

Beruntung Salmah kerap mendapatkan masukan bijak dari Sri  (Diah Permata Sari), janda senior yang lebih bijak. Kebaikan Sri membuatnya kerap dimanfaatkan kaum pria setempat untuk menitipkan salamnya ke Salmah.

Di luar karakter wanita-wanita tersebut, terdapat juga beberapa figur lelaki yang kerap terlibat dalam interaksi dalam keseharian “Janda Kembang”.  Aktor Ali Syakieb yang berperan sebagai Kemal, seorang pengacara sekaligus sahabat dari mendiang suami Salmah. Lalu juga ada pemuda plin-plan distributor sembako yang diperankan oleh Miqdad Addausy. Serta Ence yang memerankan sosok Rais,  pengemudi  ojek yang kerap kege-er-an terhadap  wanita-wanita cantik, dan tokoh senior warga yang diharapkan dapat menjadi penengah namun lebih banyak kurang tegasnya yang diperankan Akri Patrio.

Penulis : tabloidbintang.com
Editor : tabloidbintang.com