Terancam Dipolisikan karena Kritik Puan Maharani, Ini Kata Nikita Mirzani - Tabloidbintang.com
Terancam Dipolisikan karena Kritik Puan Maharani, Ini Kata Nikita Mirzani
Terancam Dipolisikan karena Kritik Puan Maharani, Ini Kata Nikita Mirzani

Terancam Dipolisikan karena Kritik Puan Maharani, Ini Kata Nikita Mirzani

Kamis, 15 Oktober 2020 10:30:51 WIB | Ari Kurniawan
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Nikita Mirzani diancam dilaporkan ke polisi oleh Gema Puan Maharani Nusantara (GPMN) karena postingannya di media sosial.

Seperti diektahui, Nikita Mirzani sempat mengkritik Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, yang diduga mematikan mic salah satu anggota dewan saat rapat pembahasan Undang Undang Cipta Kerja. 

Nikita Mirzani menganggap apa yang diungkapkannya di Instagram sebagai hal yang wajar sebagai warga negara. 

Nikita Mirzani terancam dilaporkan ke polisi. (Seno/tabloidbintang.com)
Nikita Mirzani terancam dilaporkan ke polisi. (Seno/tabloidbintang.com)

"Wah gue mah nggak main politik say. Jadi kalau gue kan sebagai netizen aja, warga negara Indonesia, kalau ada yang janggal ya udah. Kan yang gue omongin juga baik-baik semua, nggak ada yang gimana," kata Nikita Mirzani, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (14/10).

Nikita Mirzani sendiri mengaku tidak terlalu tahu tentang detail Undang Undang Cipta Kerja yang mengundang kontroversi. 

"Nggak tahu. Gue nggak belajar soal gitu-gitu. Yang gue lihat aja di mata gue. Wah udah selesai," Nikita Mirzani menambahkan.

Nikita Mirzani terancam dilaporkan ke polisi. (Seno/tabloidbintang.com)
Nikita Mirzani terancam dilaporkan ke polisi. (Seno/tabloidbintang.com)

Lebih lanjut, Nikita Mirzani mengaku siap jika dirinya benar-benar diadukan ke pihak berwajib. Fahmi Bachmid, kuasa hukum Nikita, pun mempersilakan pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh kliennya untuk membuat laporan. 

"Kepolisian itu kan mengayomi ya. Orang lapor bukan berarti yang dilaporkan salah, bukan berarti yang lapor itu benar, bukan berarti yang dilaporkan benar, jangan terus begitu. Orang dilaporkan langsung stigma negatif. Jadi lapor itu akan dibuatkan bukti tanda lapor, apa laporannya benar, belum tentu, apakah yang dilaporkan salah, belum tentu, apa yang melapor benar, belum tentu, nah itu adalah proses hukum, supaya kita tidak lansung menjustifikasi bahwa 'oh yang dilaporkan salah yang melapor benar' begitu proses hukum," papar Fahmi.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
loading...
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
4 Masalah Kesehatan yang Rentan Menyerang Wanita Setelah Memasuki Usia 30-an

4 Masalah Kesehatan yang Rentan Menyerang Wanita Setelah Memasuki Usia 30-an

Selasa, 24 November 2020
Lakukan 3 Hal Ini Agar Tahan Lama saat Berhubungan Seks

Lakukan 3 Hal Ini Agar Tahan Lama saat Berhubungan Seks

Selasa, 24 November 2020
Kiat Mengatasi Gatal Akibat Jamur di Daerah Sensitif

Kiat Mengatasi Gatal Akibat Jamur di Daerah Sensitif

Selasa, 24 November 2020
3 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum dan Setelah Berhubungan Intim

3 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum dan Setelah Berhubungan Intim

Selasa, 24 November 2020
5 Pasangan Zodiak Ini Diprediksi Sulit Bertahan Lama

5 Pasangan Zodiak Ini Diprediksi Sulit Bertahan Lama

Selasa, 24 November 2020
Ini Manfaat Sering Berganti Gaya Hubungan Intim

Ini Manfaat Sering Berganti Gaya Hubungan Intim

Selasa, 24 November 2020
Tembus Rating 10, Sinetron IKATAN CINTA Pecahkan Rekor

Tembus Rating 10, Sinetron IKATAN CINTA Pecahkan Rekor

Selasa, 24 November 2020
3 Langkah Sederhana Memperbaiki Mood Buruk di Pagi Hari

3 Langkah Sederhana Memperbaiki Mood Buruk di Pagi Hari

Selasa, 24 November 2020
4 Zodiak yang Paling Gampang Tersakiti karena Punya Hati Lemah

4 Zodiak yang Paling Gampang Tersakiti karena Punya Hati Lemah

Selasa, 24 November 2020
Daniel Mananta Mendadak Muncul, Ungkap Alasan Mundur sebagai Host Indonesian Idol

Daniel Mananta Mendadak Muncul, Ungkap Alasan Mundur sebagai Host Indonesian Idol

Selasa, 24 November 2020