Kabareskrim Instruksikan Tangkap Pelaku Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos
Kabareskrim Instruksikan Tangkap Pelaku Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos

Kabareskrim Instruksikan Tangkap Pelaku Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos

Kamis, 3 Januari 2019 22:45:54 WIB | TEMPO
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Kebareskrim Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto menginstruksikan tim penyidik menangkap pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks perihal 7 kontainer surat suara tercoblos, sebelum 17 April 2019. Tapi Arief tidak ingin mendesak tim penyidik agar merampungkan perkara itu secepat mungkin, karena harus ada pembuktian yang kuat agar penyidik dapat menangkap pelaku penyebar hoaks tersebut.

"Saya tidak berikan waktu satu minggu tapi tidak selesai (proses pembuktiannya). Pokoknya kasus ini harus secepatnya selesai. Secepatnya itu kan relatif," kata Arief Sulistyanto di kantornya, Jakarta Pusat pada Kamis, 3 Januari 2018.

Penyidik Bareskrim Polri, kata Arief Sulistyanto, sudah mencari pelaku penyebar hoaks itu sejak tadi malam, ketika informasi palsu tentang 7 kontainer surat suara tercoblos itu viral di media sosial. Dia juga akan berhati-hati dalam menangani perkara tersebut karena tidak bisa diselesaikan secara sembarangan, karena harus menyesuaikan alat bukti yang telah ditemukan.

"Tidak bisa sembarangan, ya. Harus sesuai dengan alat bukti. Tim kami dari tadi malam sudah bekerja sampai saat ini. Mudah-mudahan bisa cepat tuntas," ucap Arief Sulistyanto.

Masalah ini berawal dari kabar adanya 7 kontainer surat suara tercoblos di Tanjung Priok, yang menyebar sejak Selasa sore, 2 Januari 2019. Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief pun mencuit soal ini. “Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya, karena ini kabar sudah beredar.”

KPU (Komisi Pemilihan Umum) pada malam hari menuju Tanjung Priok untuk membuktikan kabar tersebut. Namun, menurut Ketua KPU Arief Budiman, kabar tersebut hoax setelah mereka meminta data ke bea cukai setempat. KPU dan Bawaslu kemudian melaporkan kasus ini ke Bareskrim Mabes Polri hari ini. Mereka meminta polisi segera menindaklanjuti dan menangkap penyebar kabar hoaks tersebut.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
loading...
Resmi Cerai, Hak Asuh Gempi Diberikan kepada Gisella Anastasia

Resmi Cerai, Hak Asuh Gempi Diberikan kepada Gisella Anastasia

2 menit yang lalu
Ari Lasso Angkat Bicara soal Pose 2 Jari yang Viral di Media Sosial

Ari Lasso Angkat Bicara soal Pose 2 Jari yang Viral di Media Sosial

17 menit yang lalu
Gading Marten dan Gisella Anastasia Resmi Bercerai

Gading Marten dan Gisella Anastasia Resmi Bercerai

32 menit yang lalu
Sinopsis Siluman Ular MNCTV Hari Ini Rabu 23 Januari 2019

Sinopsis Siluman Ular MNCTV Hari Ini Rabu 23 Januari 2019

47 menit yang lalu
Sempat Ditahan karena Tuduhan Pelecehan Seksual, Chris Brown Dibebaskan

Sempat Ditahan karena Tuduhan Pelecehan Seksual, Chris Brown Dibebaskan

1 jam yang lalu
5 Drama Korea yang Direkomendasikan Shakira Jasmine

5 Drama Korea yang Direkomendasikan Shakira Jasmine

1 jam yang lalu
Ini yang Dirasakan Cut Meyriska setelah Berhijab

Ini yang Dirasakan Cut Meyriska setelah Berhijab

1 jam yang lalu
Sinopsis Kun Anta 2 MNCTV Hari Ini Rabu 23 Januari 2019 Episode 3

Sinopsis Kun Anta 2 MNCTV Hari Ini Rabu 23 Januari 2019 Episode 3

1 jam yang lalu
Sinopsis Menembus Mata Bathin The Series ANTV Hari Ini 23 Januari 2019 Eps 161

Sinopsis Menembus Mata Bathin The Series ANTV Hari Ini 23 Januari 2019 Eps 161

2 jam yang lalu
Besok Bebas, Keluarga akan Jemput  Ahok dari Rutan Mako Brimob

Besok Bebas, Keluarga akan Jemput Ahok dari Rutan Mako Brimob

2 jam yang lalu