Wanita Penyebar Video Ancam Jokowi Ditangkap, Polisi Sita Kacamata Hitam - Tabloidbintang.com
Wanita Penyebar Video Ancam Jokowi Ditangkap, Polisi Sita Kacamata Hitam
Wanita Penyebar Video Ancam Jokowi Ditangkap, Polisi Sita Kacamata Hitam

Wanita Penyebar Video Ancam Jokowi Ditangkap, Polisi Sita Kacamata Hitam

Rabu, 15 Mei 2019 22:30:13 WIB | TEMPO
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Perempuan berinisial IY yang diduga menyebar video berisi ancaman penggal kepala Presiden Jokowi yang diserukan oleh Hermawan Susanto, ditangkap Penyidik Polda Metro Jaya. IY ditangkap di daerah Bekasi, Rabu siang, 15 Mei 2019.

"Salah satu barang bukti yang disita adalah kacamata hitam," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono lewat pesan pendek, Rabu, 15 Mei 2019.

Polisi juga menyita satu unit iPhone 5s, masker hitam, kerudung berwarna biru, baju warna putih, tas warna kuning, serta cincin. Ia mengatakan kalau barang-barang tersebut adalah yang dipakai oleh IY dalam video saat aksi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat yang viral beberapa waktu lalu. "Yang bersangkutan mengaku bahwa dia yang ada di video," kata Argo.

Iy, dalam video yang dimaksud, terlihat memegang ponsel mengarah ke wajah serta suasana sekitarnya. Di saat itu sosok Hermawan muncul dan IY langsung menyorot kameranya ke pria 25 tahun itu. Hermawan lalu melontarkan ancaman memenggal Jokowi.

Hermawan ketakutan dan bersembunyi di Bogor setelah video itu viral. Hermawan Susanto kemudian ditangkap di rumah bibinya di Parung, Bogor, pada Minggu pagi, 12 Mei 2019. Dia kini menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya didampingi sang ayah. Itu menjawab kenapa rumah Hermawan tampak sepi dan pintunya tertutup rapat saat Tempo sambangi.

Hermawan Susanto terancam pasal berlapis, yaitu Pasal 104 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman pidana maksimalnya adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama 20 tahun.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
loading...
Gongchan B1A4 Ungkap Rencana Comeback Akting Lewat Web Drama Romantis

Gongchan B1A4 Ungkap Rencana Comeback Akting Lewat Web Drama Romantis

59 detik yang lalu
Jadi Korban Prank Hingga Menangis, Haruka Nakagawa Tak Kapok tampil di Pesbukers

Jadi Korban Prank Hingga Menangis, Haruka Nakagawa Tak Kapok tampil di Pesbukers

16 menit yang lalu
Kyuhyun Stres Setiap Menjelang Syuting Radio Star Akibat Diserang Anti-Fans

Kyuhyun Stres Setiap Menjelang Syuting Radio Star Akibat Diserang Anti-Fans

30 menit yang lalu
Pengeroyokan Sadis Saat Sahur On The Road, Sempat Ada Perang Batu

Pengeroyokan Sadis Saat Sahur On The Road, Sempat Ada Perang Batu

41 menit yang lalu
Beri Kesaksian, Hilda Vitria Menangis Dengar Pertanyaan Kuasa Hukum Kriss Hatta

Beri Kesaksian, Hilda Vitria Menangis Dengar Pertanyaan Kuasa Hukum Kriss Hatta

46 menit yang lalu
Rieta Amilia Usir Raffi Ahmad dan Minta Nagita Slavina Dikembalikan, Ada Apa?

Rieta Amilia Usir Raffi Ahmad dan Minta Nagita Slavina Dikembalikan, Ada Apa?

1 jam yang lalu
Muncul Petisi Boikot Pesbukers, Haruka Nakagawa Senang Banyak yang Memperhatikan

Muncul Petisi Boikot Pesbukers, Haruka Nakagawa Senang Banyak yang Memperhatikan

1 jam yang lalu
Sinopsis Cinta Suci SCTV Hari Ini Senin 20 Mei 2019

Sinopsis Cinta Suci SCTV Hari Ini Senin 20 Mei 2019

1 jam yang lalu
Mohon Doa, Ghea Idol Berharap Dimantapkan Hatinya untuk Berhijab

Mohon Doa, Ghea Idol Berharap Dimantapkan Hatinya untuk Berhijab

1 jam yang lalu
Sinopsis Cinta Buta SCTV Hari Ini Senin 20 Mei 2019

Sinopsis Cinta Buta SCTV Hari Ini Senin 20 Mei 2019

1 jam yang lalu