KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Nasional: Jokowi-Maruf Unggul 55.50 Persen - Tabloidbintang.com
KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Nasional: Jokowi-Maruf Unggul 55.50 Persen
KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Nasional: Jokowi-Maruf Unggul 55.50 Persen

KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Nasional: Jokowi-Maruf Unggul 55.50 Persen

Selasa, 21 Mei 2019 05:00:00 WIB | TEMPO
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional untuk pemilihan presiden, pemilihan legislatif dan dewan perwakilan daerah. Pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin dinyatakan unggul dengan 55,50 persen.

"KPU telah melakukan rekapitulasi terhadap suara nasional di ruang sidang utama lantai dua dan di lapangan parkir, dan pelaksanaan ini telah disaksikan oleh kedua saksi baik dari kedua pasangan calon dan diawasi oleh Bawaslu," kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa 21 Mei 2019.

Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan KPU, pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf mendapat 85.607.362 suara atau sebesar 55,50 persen. Sedangkan, pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 68.650.239 suara atau sebesar 44,50 persen. Adapun, total jumlah sah pada pemilu 2019 mencapai 154.257.601.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman telah menyatakan bahwa dini hari ini, KPU bakal menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional untuk pemilihan presiden, pemilihan legislatif dan dewan perwakilan daerah.

"Yang kami lakukan malam ini adalah, penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara. Saya pikir masyarakat juga menunggu supaya rekapitulasi ini bisa segera ditetapkan," kata Arief kepada media.

Arief melanjutkan, setelah penetapan rekapitulasi ini, KPU akan memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang tidak sepakat atau ingin mengajukan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sesuai aturan yang ada, kata Arief, KPU akan memberikan waktu sebanyak 3x24 jam setelah penetapan hasil rekapitulasi.

Menurut Arief, jika tidak ada pihak-pihak yang mengajukan sengketa pemilu ke MK, maka pada tiga hari setelahnya, atau pada 27 Mei 2019, KPU bisa menetapkan pasangan calon terpilih dalam pemilu presiden. Selain itu, Arief juga membantah penetapan ini untuk menghindari aksi yang bakal digelar pada 22 Mei 2019.

"Kalau udah selesai ya udah selesai, coba kamu lihat cara kami membahas tadi kan biasa aja, kalau memang sudah selesai masak kita tunda sampai besok, kan bisa sudah selesai hari ini," kata Arief.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
loading...
Jungkook BTS Tak Berkomentar Soal Foto, Ini Penyebabnya Menurut Rapper Hash Swan

Jungkook BTS Tak Berkomentar Soal Foto, Ini Penyebabnya Menurut Rapper Hash Swan

14 menit yang lalu
Ayu Ting Ting Tegaskan Hubungannya dengan Rossa Baik-baik Saja

Ayu Ting Ting Tegaskan Hubungannya dengan Rossa Baik-baik Saja

29 menit yang lalu
Dinar Candy Lapor Polisi karena Geram Foto Vulgar Dirinya di Atas Ranjang Tersebar

Dinar Candy Lapor Polisi karena Geram Foto Vulgar Dirinya di Atas Ranjang Tersebar

44 menit yang lalu
Jalani Sidang Narkoba, Sandy Tumiwa Menangis di Hadapan Ibundanya

Jalani Sidang Narkoba, Sandy Tumiwa Menangis di Hadapan Ibundanya

59 menit yang lalu
Lagu Awal & Akhir Milik Band Arah Jadi OST Film NKCTHI

Lagu Awal & Akhir Milik Band Arah Jadi OST Film NKCTHI

1 jam yang lalu
Terkait Pernyataan Krisna Mukti Soal Kasusnya, Ini Kata Baim Wong

Terkait Pernyataan Krisna Mukti Soal Kasusnya, Ini Kata Baim Wong

1 jam yang lalu
Sempat Menghina, Nikita Mirzani Unggah Permintaan Maaf Poppy Kelly

Sempat Menghina, Nikita Mirzani Unggah Permintaan Maaf Poppy Kelly

1 jam yang lalu
Andre Taulany Ulang Tahun, Sule Minta Maaf Hanya Bisa Beri Kado Mobil Mustang

Andre Taulany Ulang Tahun, Sule Minta Maaf Hanya Bisa Beri Kado Mobil Mustang

1 jam yang lalu
Sebelum Ditetapkan Tersangka, Imam Nahrawi Sempat Ngevlog Bareng Augie Fantinus

Sebelum Ditetapkan Tersangka, Imam Nahrawi Sempat Ngevlog Bareng Augie Fantinus

2 jam yang lalu
Ridwan Kamil Ingin Ganti Nama Bandara Kertajati dengan B. J. Habibie, Setuju?

Ridwan Kamil Ingin Ganti Nama Bandara Kertajati dengan B. J. Habibie, Setuju?

2 jam yang lalu