Prioritas Rapid Test Corona: Nakes dan Orang Kontak dengan Pasien Positif - Tabloidbintang.com
Prioritas Rapid Test Corona: Nakes dan Orang Kontak dengan Pasien Positif
Prioritas Rapid Test Corona: Nakes dan Orang Kontak dengan Pasien Positif

Prioritas Rapid Test Corona: Nakes dan Orang Kontak dengan Pasien Positif

Jumat, 27 Maret 2020 01:00:42 WIB | Redaksi
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Siapa saja yang diprioritaskan untuk dilakukan Rapid Test Corona atau Covid-19? Pertama orang yang telah kontak dekat pasien positif baik yang dirawat di RS maupun yang mengisolasi diri di rumah. Kedua, tenaga kesehatan (Nakes).

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mencontohkan orang yang telah kontak dengan pasien positif adalah keluarga yang satu rumah dengan pasien atau bisa juga orang satu kantor dengan pasien.

Kemudian Rapid Test terhadap Nakes diprioritaskan mengingat mereka adalah orang yang sering kontak dekat dengan pasien.

Rapid Test dilakukan menggunakan metode pemeriksaan antibody, bukan melakukan pemeriksaan langsung terhadap virusnya.

''Metode Rapid Test digunakan sebenarnya untuk skrining terhadap adanya kasus positif di masyarakat. Oleh karena itu yang diperiksa pada Rapid Test ini adalah antibody nya yang ada di dalam darah, sehingga spesimen yang diambil adalah darah,'' kata dr. Achmad.

Dibutuhkan 6 hingga 7 hari hingga terbentuk antibody untuk kemudian bisa diidentifikasi darahnya. Kalau hasilnya positif, maka diyakini pasien sedang terinveksi Corona. Tapi kalau hasilnya negatif 2 kali pemeriksaan, bisa diyakini pasien tidak terinveksi Corona, namun sangat mungkin bisa terinveksi.

''Meskipun pada hasil pemeriksaan pertama negatif maka kita akan tetap meminta pasien jaga jarak dengan orang lain supaya tidak ada proses penularan. Ini penting dan harus dilaksanakan bersama-sama. Yang hasilnya positif akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan antigen melalui pemeriksaan swab dan kemudian PCR,'' imbuhnya.

Diharapkan dengan dilakukannya Rapid Test dapat menjaring secara cepat keberadaan kasus positif.

Artikel ini diambil dari situs Kemkes.go.id Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
Dibully karena Dianggap Lebay, Ini Balasan Menohok Detri Warmanto

Dibully karena Dianggap Lebay, Ini Balasan Menohok Detri Warmanto

52 menit yang lalu
Gila, Denny Cagur Beli Mobil Klasik Raffi Ahmad Rp.1 Miliar!

Gila, Denny Cagur Beli Mobil Klasik Raffi Ahmad Rp.1 Miliar!

1 jam yang lalu
Via Vallen Diminta Dokter Tes Virus Corona, Ini Hasilnya

Via Vallen Diminta Dokter Tes Virus Corona, Ini Hasilnya

2 jam yang lalu
Jadi Penyemangat di Tengah Wabah Corona, The Sultan Rilis Single La Tahzan

Jadi Penyemangat di Tengah Wabah Corona, The Sultan Rilis Single La Tahzan

3 jam yang lalu
Alasan Dian Sastrowardoyo Kepincut Terlibat di Serenata Jiwa Lara

Alasan Dian Sastrowardoyo Kepincut Terlibat di Serenata Jiwa Lara

4 jam yang lalu
Earth Hour 2020, Solidaritas dengan Manusia dan Bumi di Tengah Pandemi Covid-19

Earth Hour 2020, Solidaritas dengan Manusia dan Bumi di Tengah Pandemi Covid-19

5 jam yang lalu
Gara-Gara Corona, Istri Augie Fantinus Jadi Posesif

Gara-Gara Corona, Istri Augie Fantinus Jadi Posesif

6 jam yang lalu
Nonton Konser Akustik Live Streaming #DiRumahBarengResso

Nonton Konser Akustik Live Streaming #DiRumahBarengResso

7 jam yang lalu
Gerakan Rp. 1 Miliar Brand Sepatu Bocorocco untuk Lawan Corona

Gerakan Rp. 1 Miliar Brand Sepatu Bocorocco untuk Lawan Corona

8 jam yang lalu
Main Basket 5 Jam untuk Donasi, Augie Fantinus Alami Pegal-Pegal

Main Basket 5 Jam untuk Donasi, Augie Fantinus Alami Pegal-Pegal

9 jam yang lalu