Kecanduan Video Porno Bisa Memicu Ide Seks yang Tak Realistis dan Berbahaya
Kecanduan Video Porno Bisa Memicu Ide Seks yang Tak Realistis dan Berbahaya

Kecanduan Video Porno Bisa Memicu Ide Seks yang Tak Realistis dan Berbahaya

Kamis, 16 September 2021 15:00:29 WIB | Redaksi
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Makin banyak orang yang kecanduan nonton video porno membuat para peneliti mencari akar masalahnya. Ada beberapa spekulasi tentang bagaimana seseorang mulai kecanduan pornografi. Ada yang berpendapat ini terjadi karena paparan pornografi sejak usia dini. Bisa juga terpengaruh oleh pengalaman sosial yang buruk, seperti penindasan atau pelecehan keluarga, membuat mereka lebih rentan terhadap kecanduan. 

Kecanduan pornografi, dikutip dari rdsoberliving.com, adalah murni perilaku, banyak di antaranya akan bervariasi tergantung pada orangnya. Tapi ada beberapa faktor umum yang berlaku untuk semua orang.

Faktor umum dalam kasus kecanduan adalah mengorbankan waktu, uang, dan kegiatan lain demi menonton lebih banyak video porno. Saat mereka masuk lebih dalam, mereka akan menghabiskan uang untuk konten tambahan demi memuaskan kecanduan mereka. Mereka menghindari menghabiskan waktu bersama keluarga, pertemuan sosial, dan kesempatan kerja untuk mengisi kecanduan mereka.

Menonton terlalu banyak pornografi akan memberi orang ide yang tidak realistis tentang seks. Pelaku dapat meminta pasangannya untuk melakukan tindakan seksual yang mustahil. Mereka mungkin juga menjadi agresif, memerankan fantasi yang mungkin telah mereka lihat. Ketika harapan mereka yang mustahil gagal, mereka kehilangan minat pada pasangan. Salah satu tindakan yang bisa merusak hubungan.

Ada orang menggunakan obat-obatan, alkohol, atau kecanduan psikologis untuk melarikan diri dari dunia. Jika stres menyebabkan seseorang masuk ke kamar dan nonton video porno selama berjam-jam, ini pertanda buruk. Mereka mungkin tidak ingin mencari cara yang lebih baik untuk mengatasi kecemasan.

Ketika pornografi biasa tidak memenuhi kebutuhan mereka, mereka mungkin mencari konten yang berbeda atau tak biasa. Keinginan ini dapat mendorong mereka untuk menemukan konten ilegal. Di beberapa negara konten pornografi yang wajar dianggap legal. 

Sebelum terlambat dan kecanduan nonton video porno merusak hidup Anda, saatnya untuk mengurangi atau meminta bantuan profesional jika tak mampu mengatasi sendiri.


Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Terbaru
Pernah Satu Sekolah, Eddie Redmayne Kasihan pada Pangeran William

Pernah Satu Sekolah, Eddie Redmayne Kasihan pada Pangeran William

35 menit yang lalu
Masih Menjadi Magnet Perfilman, Ini Syarat Desy Ratnasari Terima Tawaran Akting untuk Layar Lebar

Masih Menjadi Magnet Perfilman, Ini Syarat Desy Ratnasari Terima Tawaran Akting untuk Layar Lebar

1 jam yang lalu
Respons Diana Pungky Saat Ada Netizen Tak Dikenal Meminjam Uang Kepadanya

Respons Diana Pungky Saat Ada Netizen Tak Dikenal Meminjam Uang Kepadanya

2 jam yang lalu
Bahaya Operasi Plastik, Bisa Sampai Sebabkan Kematian!

Bahaya Operasi Plastik, Bisa Sampai Sebabkan Kematian!

3 jam yang lalu
Sampai Sekarang Ayu Ting Ting Belum Izinkan Mantan Suami Bertemu Bilqis, Ini Alasannya

Sampai Sekarang Ayu Ting Ting Belum Izinkan Mantan Suami Bertemu Bilqis, Ini Alasannya

4 jam yang lalu
Memahami Lebih Dalam Mindful Eating dan Manfaatnya untuk Tubuh

Memahami Lebih Dalam Mindful Eating dan Manfaatnya untuk Tubuh

5 jam yang lalu
Mongol Stres Pelawak Termahal Mengalahkan Raffi Ahmad dan Sule

Mongol Stres Pelawak Termahal Mengalahkan Raffi Ahmad dan Sule

6 jam yang lalu
Mengenal Sirtfood Diet, Program Diet Sukses ala Adele, Mau Coba? 

Mengenal Sirtfood Diet, Program Diet Sukses ala Adele, Mau Coba? 

7 jam yang lalu
Desy Ratnasari Menunggu Dilamar, Siapakah Laki-laki Itu?

Desy Ratnasari Menunggu Dilamar, Siapakah Laki-laki Itu?

8 jam yang lalu
Zaskia Gotik hingha Rhoma Irama Meriahkan Konser Road to KDI 2021

Zaskia Gotik hingha Rhoma Irama Meriahkan Konser Road to KDI 2021

9 jam yang lalu