Chelsea Islan dan Defia Rosmaniar Ajak Anak Muda Peduli Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan
Chelsea Islan dan Defia Rosmaniar Ajak Anak Muda Peduli Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

Chelsea Islan dan Defia Rosmaniar Ajak Anak Muda Peduli Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

Jumat, 26 November 2021 07:30:50 WIB | Redaksi
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - SDG Mover UNDP Indonesia, Chelsea Islan, bersama atlet Taekwondo peraih medali emas untuk Indonesia pada Asian Games 2018, Defia Rosmaniar, mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan serta menjadi whistleblower untuk menghentikan bentuk kekerasan ini. Seruan dilakukan bersamaan dengan dimulainya kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.

Chelsea berujar, “Kasus kekerasan terhadap perempuan merupakan bentuk lain dari pandemi yang sudah seharusnya menjadi perhatian kita, terutama generasi muda.”

“Diam bukan pilihan karena diam adalah pengkhianatan,” jelas Chelsea dan Defia Rosmaniar, yang meraih medali emas untuk cabang Taekwondo di perhelatan olahraga Asian Games 2018.

Sepanjang tahun 2021, terdapat hampir 300,000 kasus kekerasan yang tercatat di Indonesia. Selama masa pandemi Covid-19, kasus kekerasan pun berada pada titik kritis terutama kekerasan di ranah domestik.

Chelsea dan Defia juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terlibat aktif dalam melindungi dan menciptakan rasa aman bagi perempuan, dan juga anak perempuan, baik di ruang publik ataupun di ranah domestik. “Saat ini kita memiliki jalur pelaporan yang sudah terhubung dengan pihak-pihak yang bisa memberikan bantuan ketika kekerasan terjadi”, ungkap Defia.

UNDP Indonesia melalui Project RESTORE sepanjang pandemi berlangsung, telah mendukung pihak-pihak yang terkait dalam lingkaran pelaporan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.

Secara nasional, UNDP Indonesia bekerjasama dengan pihak kepolisan, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan beberapa rumah sakit rujukan dalam memperbaiki prosedur pelaporan dan penanganan kasus yang semakin terintegrasi dan berpihak pada pelapor dan korban. Sepanjang 2021, pembenahan dalam alur penanganan kasus yang lebih inklusif terhadap penyandang disabilitas juga berhasil diimplementasikan.


Penulis Redaksi
Editor Tubagus Guritno
Terbaru
3 Cara Perbaiki Mood yang Rusak di Pagi Hari!

3 Cara Perbaiki Mood yang Rusak di Pagi Hari!

40 menit yang lalu
Lesti Kejora Bersaing dengan Aurel Hermansyah di Mom and Kids Awards 2021

Lesti Kejora Bersaing dengan Aurel Hermansyah di Mom and Kids Awards 2021

1 jam yang lalu
Pradikta Wicaksono 2 Tahun Tekuni Olahraga Free Diving, Sempat Hampir Blackout di Dalam Air

Pradikta Wicaksono 2 Tahun Tekuni Olahraga Free Diving, Sempat Hampir Blackout di Dalam Air

1 jam yang lalu
BTS Umumkan Libur, Ucapan Rest Well jadi Trending Topik

BTS Umumkan Libur, Ucapan Rest Well jadi Trending Topik

2 jam yang lalu
4 Zodiak Ini Pandai Menahan Cemburu, Hingga Terluka Dalam Diam

4 Zodiak Ini Pandai Menahan Cemburu, Hingga Terluka Dalam Diam

2 jam yang lalu
Doddy Sudrajat Menegaskan Bakal Memindahkan Makam Vanessa Angel

Doddy Sudrajat Menegaskan Bakal Memindahkan Makam Vanessa Angel

3 jam yang lalu
Amanda Manopo Berhasil Gagalkan Kejutan Ulang Tahun ke-22 Untuknya: Mau Nge-prank Malah Di-prank Balik

Amanda Manopo Berhasil Gagalkan Kejutan Ulang Tahun ke-22 Untuknya: Mau Nge-prank Malah Di-prank Balik

3 jam yang lalu
Ketimbang Instagram, Pradikta Wicaksono Lebih Ingin Buatkan Kucingnya Project Animasi

Ketimbang Instagram, Pradikta Wicaksono Lebih Ingin Buatkan Kucingnya Project Animasi

4 jam yang lalu
Ditatap dan Disentuh Tangannya oleh Taylor Swift, Pangeran William Merasa seperti Kesurupan

Ditatap dan Disentuh Tangannya oleh Taylor Swift, Pangeran William Merasa seperti Kesurupan

4 jam yang lalu
Semeru Erupsi, Jokowi Perintahkan Jajararannya Bergerak Cepat

Semeru Erupsi, Jokowi Perintahkan Jajararannya Bergerak Cepat

5 jam yang lalu