Jokowi Perintahkan Cabut Ribuan Izin Usaha Tambang, Kehutanan dan HGU Perkebunan
Jokowi Perintahkan Cabut Ribuan Izin Usaha Tambang, Kehutanan dan HGU Perkebunan

Jokowi Perintahkan Cabut Ribuan Izin Usaha Tambang, Kehutanan dan HGU Perkebunan

Jumat, 7 Januari 2022 08:30:14 WIB | Redaksi
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Untuk mengoreksi ketimpangan, ketidakadilan dan kerusakan alam, izin pertambangan, kehutanan, dan penggunaan lahan negara terus dievaluasi secara menyeluruh. "Izin-izin yang tidak dijalankan, tidak produktif, yang dialihkan ke pihak lain, serta yang tidak sesuai dengan peruntukan dan peraturan, kita cabut," tegas Presiden Jokowi dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, pada Kamis, 6 Januari 2022.

Kemarin pemerintah mencabut sebanyak 2.078 izin perusahaan pertambangan mineral dan batu bara (minerba), karena tidak pernah menyampaikan rencana kerja. "Izin sudah bertahun-tahun diberikan tapi tidak dikerjakan, ini menyebabkan tersanderanya pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Jokowi.

Pemerintah juga mencabut sebanyak 192 izin sektor kehutanan seluas 3.126.439 hektare. Izin dicabut karena tidak aktif, tidak membuat rencana kerja, dan ditelantarkan.

Untuk Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan yang ditelantarkan seluas 34.448 hektare, juga dicabut. Dari luasan tersebut, sebanyak 25.128 hektare adalah milik 12 badan hukum, sisanya 9.320 hektare merupakan bagian dari HGU yang telantar milik 24 badan hukum.

Pembenahan dan penertiban izin ini bagian integral dari perbaikan tata kelola pemberian izin pertambangan dan kehutanan, serta perizinan yang lainnya. Pemerintah terus melakukan pembenahan dengan memberikan kemudahan izin usaha yang transparan dan akuntabel, tetapi, izin-izin yang disalahgunakan pasti akan dicabut. "Kita harus memegang amanat konstitusi bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," jelas Jokowi.

Pemerintah akan memberikan kesempatan pemerataan pemanfaatan aset bagi kelompok masyarakat dan organisasi sosial keagamaan yang produktif (termasuk kelompok petani, pesantren, dll), yang bisa bermitra dengan perusahaan yang kredibel dan berpengalaman. "Indonesia terbuka bagi para investor yang kredibel, yang memiliki rekam jejak dan reputasi yang baik, serta memiliki komitmen untuk ikut menyejahterakan rakyat dan menjaga kelestarian alam," tandas Jokowi.

Sumber: Presidenri.go.id.



Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
TAG: #Jokowi
Terbaru
Marissya Icha dan Frans Faisal Salah Tingkah Ditanya Soal Asmaranya

Marissya Icha dan Frans Faisal Salah Tingkah Ditanya Soal Asmaranya

34 menit yang lalu
Cerita Pusakata Dapat Kejutan saat Tampil di Konser Virtual Metaverse Pertamanya

Cerita Pusakata Dapat Kejutan saat Tampil di Konser Virtual Metaverse Pertamanya

1 jam yang lalu
Ringgo Agus Rahman Akui Tak Asik Lagi Diajak Nongkrong Setelah Berkeluarga

Ringgo Agus Rahman Akui Tak Asik Lagi Diajak Nongkrong Setelah Berkeluarga

2 jam yang lalu
Rilis Lagu Baru, Haico Van Der Veken Buktikan Eksistensi sebagai Penyanyi

Rilis Lagu Baru, Haico Van Der Veken Buktikan Eksistensi sebagai Penyanyi

3 jam yang lalu
Waspada Diabetes Tipe 2, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Waspada Diabetes Tipe 2, Kenali Gejala dan Penyebabnya

4 jam yang lalu
Jose Mourinho Pelatih Pertama yang Menyabet 3 Piala Berbeda Kompetisi Eropa

Jose Mourinho Pelatih Pertama yang Menyabet 3 Piala Berbeda Kompetisi Eropa

5 jam yang lalu
Bukti Eksistensi, Sandhy Sondoro Cs Rilis Album Kompilasi DIVO (Cerita Tentang Cinta)

Bukti Eksistensi, Sandhy Sondoro Cs Rilis Album Kompilasi DIVO (Cerita Tentang Cinta)

6 jam yang lalu
3 Bulan Nikah Rohimah, Mantan Istri Kiwil Bercerai dengan Pria Turki

3 Bulan Nikah Rohimah, Mantan Istri Kiwil Bercerai dengan Pria Turki

7 jam yang lalu
Tangis Amber Heard Pecah saat Pesan Teks Johnny Depp yang Berharap Kematiannya Dibaca di Pengadilan

Tangis Amber Heard Pecah saat Pesan Teks Johnny Depp yang Berharap Kematiannya Dibaca di Pengadilan

8 jam yang lalu
Tom Cruise Langgar Protokol Kerajaan, Reaksi Kate Middleton Dianggap Berkelas

Tom Cruise Langgar Protokol Kerajaan, Reaksi Kate Middleton Dianggap Berkelas

9 jam yang lalu