Ditemui Wartawan Setelah Diperiksa KPK, Setya Novanto Hanya Mengumbar Senyum
Ditemui Wartawan Setelah Diperiksa KPK, Setya Novanto Hanya Mengumbar Senyum

Ditemui Wartawan Setelah Diperiksa KPK, Setya Novanto Hanya Mengumbar Senyum

Selasa, 13 Maret 2018 23:15:20 WIB | TEMPO
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Politisi Partai Golkar Setya Novanto diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus e-KTP untuk tersangka yang juga keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan Made Oka Masagung, Selasa, 13 Maret 2018. Bekas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini diperiksa selama empat jam setengah.

Setya Novanto tidak sendirian. Terdakwa e-KTP yang lain, yakni Sugiharto, yang juga diperiksa untuk kasus sama. “Setya Novanto dan Sugiharto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Made Oka Masagung dan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah. Saat keluar dari gedung KPK pada pukul 17.30, Setya Novanto enggan memberikan keterangan kepada wartawan terkait dengan pemeriksaan. Ia hanya mengumbar senyum. “Waduh,” ujar Setya saat dikepung wartawan.

KPK menetapkan Irvanto Hendra sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Selain itu, KPK menetapkan rekan Setya, Made Oka Masagung, sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan Irvanto dan Made Oka disangka terlibat dalam kasus korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut. "Bersama-sama Setya Novanto, Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain," ujar Agus.

Irvanto, yang merupakan mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, diduga mengikuti proses pengadaan e-KTP sejak awal dan ikut merekayasa tender proyek. Ia diduga turut menerima aliran dana e-KTP senilai US$ 3,5 juta pada periode 19 Januari-19 Februari 2012. "Yang diperuntukkan kepada Setya Novanto secara berlapis dan melewati sejumlah negara," ujar Agus. 

Sementara Made Oka, melalui perusahaannya, PT Delta Energi, diduga menjadi salah satu penampung duit rasuah. KPK menjerat Irvanto dan Made Oka menggunakan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
 

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
loading...
Jadwal Piala Dunia Hari Ini: Argentina vs Kroasia, Prancis vs Peru

Jadwal Piala Dunia Hari Ini: Argentina vs Kroasia, Prancis vs Peru

10 menit yang lalu
Baim Wong: Enggak Enak Jadi Jomblo

Baim Wong: Enggak Enak Jadi Jomblo

25 menit yang lalu
Netizen Pertanyakan Keseriusan Reino Barack terhadap Luna Maya

Netizen Pertanyakan Keseriusan Reino Barack terhadap Luna Maya

40 menit yang lalu
Tak Mau Melawan Gerakan #2019GantiPresiden, Ini Fokus Relawan Jokowi

Tak Mau Melawan Gerakan #2019GantiPresiden, Ini Fokus Relawan Jokowi

55 menit yang lalu
Kata Baim Wong soal Komentar Chicco Jerikho tentang Acara Lamaran

Kata Baim Wong soal Komentar Chicco Jerikho tentang Acara Lamaran

1 jam yang lalu
Siap Meminang, Apa Konsep Pernikahan Baim Wong dan Paula Verhoeven?

Siap Meminang, Apa Konsep Pernikahan Baim Wong dan Paula Verhoeven?

1 jam yang lalu
Anies-Sandi Hari Ini Gelar Open House Bagi Warga DKI

Anies-Sandi Hari Ini Gelar Open House Bagi Warga DKI

1 jam yang lalu
Reino Barack Ulang Tahun, Luna Maya Tulis Kalimat Romantis

Reino Barack Ulang Tahun, Luna Maya Tulis Kalimat Romantis

1 jam yang lalu
Pamer Foto 20 Tahun Lalu, Sophia Latjuba Dikira Vampir

Pamer Foto 20 Tahun Lalu, Sophia Latjuba Dikira Vampir

2 jam yang lalu
Hasil Piala Dunia 2018: Spanyol Kalahkan Iran 1-0

Hasil Piala Dunia 2018: Spanyol Kalahkan Iran 1-0

2 jam yang lalu