Lari Jadi Salah Satu Investasi Mahal Bagi Ibnu Jamil dan Susan Bachtiar

Christiya Dika Handayani | 24 Juni 2019 | 07:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Ibnu Jamil dan Susan Bachtiar turut berpartisipasi dalam ajang lari bertajuk PAPERUN Charity Fun Run 5K 2019. Ajang tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas bersama Harian Kompas.

Tak hanya berolahraga, PAPERRUN 2019 ini juga membawa misi sosial, yakni mengajak masyarakat peduli terhadap literasi Indonesia untuk kemajuan bangsa.

Nantinya, seluruh biaya pendaftaran akan didonasikan dalam bentuk buku yang disalurkan ke 68 rumah baca di Indonesia, khususnya daerah pascabencana, seperti Nusa Tenggara Barat, Banten, Lampung, dan Sulawesi Tenggara.

Ditemui usai acara, dua publik figur itu kompak memberikan apresiasi untuk kegiatan ini. Baik Ibnu Jamil maupun Susan Bachtiar mengaku senang bisa ikut terlibat dalam acara yang juga membantu meningkatkan minat baca di Indonesia ini.

"Senang sekali bisa lari bareng-bareng sama semua yang punya visi dan misi yang sama. Tidak hanya buat dirinya sendiri tetapi juga untuk charity untuk hal yang lebih luas lagi," kata Ibnu Jamil di Gedung Sinar Mas Land Plaza, Thamrin, Jakarta, Minggu (23/6).

"Kebetulan saya kalo ikut event lari maunya lari sambil berdonasi. Kebetulan saya juga sangat concern dengan budaya baca di Indonesia. Saya salut banget sama acara ini karena punya misi membantu meningkatkan minat baca," sambung Susan Bachtiar di tempat yang sama.

Memaknai olahraga lari sendiri, Ibnu Jamil dan Susan Bachtiar sama-sama mengakui jika olahraga lari merupakan olahraga paling mudah dan murah. Tak hanya itu saja, mereka juga berpendapat jika lari bisa menjadi investasi paling mahal di hari tua mereka karena dapat membuat tubuh menjadi sehat.

"Selain berolahraga, kita juga bisa berinvestasi. Investasi untuk di hari tua nanti. Karena buat saya, lari merupakan investasi yang paling berharga dari apa pun. Karena ketika tua nanti saya masih ingin bisa jalan-jalan naik gunung dan full marathon tanpa merepotkan anak dan cucu," ungkap Ibnu Jamil.

Senada dengan Ibnu Jamil, Susan Bachtiar juga menyebut investasi dari olahraga lari adalah menjadi sehat hingga dapat terus berlari, khususnya di ajang lari yang memiliki manfaat atau berguna untuk orang lain.

"Kalau lari menurut saya olahraga yang paling murah, bisa dilakukan di mana saja. Sama seperti ibnu, itu investasi untuk sehat. Syukur-syukur bisa berlari di acara seperti ini karena ada maknanya yakni kita berlari untuk orang lain juga," pungkas Susan Bachtiar.

(dika/ari)

Penulis : Christiya Dika Handayani
Editor: Christiya Dika Handayani
Berita Terkait