Sedih Tak Bisa Puasa, Ini yang Dilakukan Anisa Rahma dan Anandito Dwis untuk Menaikkan Imun Selama Isoman di Rumah

Indra Kurniawan | 23 April 2021 | 21:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Anisa Rahma dan suami, Anandito Dwis, terinfeksi Covid-19. Keduanya menjalani isolasi mandiri di rumah mereka di Bandung, Jawa Barat.

Seminggu lebih isolasi, mereka tetap berkegiatan seperti biasa. Seperti olahraga, nonton, main gim, dan tidak ketinggalan ibadah.

"Nonton (buat) hiburan, karena, kan naikin imunnya biar tetap bagus," kata Anandito kepada tabloidbintang.com lewat pesan suara WhatsApp.

"Sama banyakin istirahat juga. Enjoy aja, sih. Dibawa happy," timpal Anisa.

Kebutuhan makan sehari-hari tak ada masalah. Mereka terkadang masak sendiri. Kalaupun malas, tinggal pesan makanan yang ingin mereka makan lewat ojek daring.

"Tapi digantung di pagar aja. Menghindari penularanlah. Kadang ada saudara atau teman-teman yang suka ngirimin juga makanan, kue-kue, buah-buahan sampai obat-obatan. Wah makanan di rumah jadi tambah banyak," beri tahu Anisa Rahma yang dulu dikenal sebagai personel Cherrybelle dengan pengikut Twitter dan Instagram terbanyak.

"Emang harus banyak makan katanya kalau kena covid. Sedihnya enggak bisa puasa juga. Karena, kan harus jaga imun dan konsumsi obat," tambah Anandito.

Positif Covid-19 membawa hikmah bagi Anandito Dwis. Sebab, saat Anisa Rahma dinyatakan positif lebih dulu dari dirinya, Anandito tak menemaninya isolasi mandiri di kamar.

"Sempat khawatir juga karena enggak bisa lihat kondisinya secara langsung. Ternyata benar 2 hari itu, ketika tidur dia selalu ngerasa sesak," tutur pria yang akrab disapa Dito.

"Kayak napas tuh berat, enggak selega biasanya. Karena pas sendirian itu, jadi lebih cemas, mudah berpikir macam-macam," sergah Anisa.

"Jadi aku lebih siaga aja. Beli oksigen, beli termometer, beli oxymeter buat mantau. Kakak Anisa kan dokter juga, jadi bisa kontrol secara online," timpal Dito.

Anindito tidak lepas tangan. Ia tetap menjaga Anisa agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

"Sampai piring makan di-pisahin. Aku ngasihin makanan sehari-hari tuh diletakkan di depan pintu (kamar) aja dan piring kotornya disimpan di baskom. Karena kan biar disiram air sabun atau disinfektan," jelas Dito.

Begitu Anandito Dwis juga dinyatakan positif, ia bersyukur bisa kumpul bersama Anisa lagi, tak lagi terpisah.

"Makanya jadinya kami tetap sekamar, ya, enggak terpisah lagi," tukas Anisa.

(ind)

Penulis : Indra Kurniawan
Editor: Indra Kurniawan
Berita Terkait