Memanggil Andong dan Becak di Malioboro Kelak Bisa  Via Online
Memanggil Andong dan Becak di Malioboro Kelak Bisa Via Online

Memanggil Andong dan Becak di Malioboro Kelak Bisa Via Online

Kamis, 6 Desember 2018 07:15:02 WIB | TEMPO
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Jika nanti Jalan Malioboro, Yogyakarta, sudah ditetapkan sebagai kawasan pedestrian, hanya moda transportasi andong dan becak yang diizinkan beroperasi di sana. Angkutan bermotor yang diizinkan melintas di kawasan itu nantinya hanya bus Trans Jogja.

Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Kota Yogyakarta saat ini menjajaki kerjasama dengan sebuah operator untuk membangun aplikasi pemanggil andong dan becak secara online. Mirip aplikasi Go-Jek dan Grab.

"Kami sedang merintis kerjasama membuat aplikasi yang kelak memudahkan wisatawan di Malioboro memanggil andong dan becak," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Wirawan Hario Yudho, di Bantul, Rabu, (5/12).

Aplikasi online untuk memanggil andong dan becak ini, ujar Yudho, juga akan memudahkan ratusan hotel di kawasan Malioboro yang ingim mengorder untuk keperluan paket wisata mereka terutama saat high season atau rama kunjungan. "Targetnya secepatnya aplikasi ini sudah siap sebelum Malioboro berlaku pedestrian penuh," ujarnya.Kesibukan lalu-lintas di Jala Malioboro, dipotret pada Januari 2014. Tempo/Tulus Wijanarko

Yudho belum bisa membeberkan kapan Malioboro diberlakukan sebagai kawasan pedestrian. Sebab saat ini Pemerintah DIY sedang menyiapkan rekayasa jalur lalu lintas untuk menyokong rencana tersebut.

Namun yang jelas, ujar dia, pool atau titik parkir andong dan becak di jalan Malioboro telah siap dalam bentuk cerukan jalan. Total ada 23 cerukan untuk parkir andong dan becak. Masing-masing cerukan bisa menampung tiga sampai lima andong.

Ketua Paguyuban Kusir Andong DIY Purwanto menyambut gembira penggunaan aplikasi untuk andong dan becak itu. Sistem online bakal menciptakan pemerataan order bagi para pemilik andong di Malioboro. Direncanakan, ada 70 andong  yang setiap hari beroperasi.

"Saat proyek menuju pedestrian ini dikerjakan, dari total 545 andong di Malioboro sekarang hanya 70 yang bisa turun beroperasi karena terbatasnya titik berhenti," ujarnya.

Purwanto berharap dengan aplikasi itu, andong-andong yang mungkin mangkal di titik luar terdekat Malioboro masih bisa mendapatkan kesempatan menarik penumpang.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Ari Kurniawan
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
loading...
Encounter, Kisah Cinta Park Bo Gum dan Song Hye Kyo di Kuba

Encounter, Kisah Cinta Park Bo Gum dan Song Hye Kyo di Kuba

22 menit yang lalu
Gerakan Olahraga PiYo yang Terinspirasi dari Pilates dan Yoga (1)

Gerakan Olahraga PiYo yang Terinspirasi dari Pilates dan Yoga (1)

1 jam yang lalu
Sinopsis Cinta Tiada Akhir ANTV Hari Ini Rabu 12 Desember 2018 Episode 37

Sinopsis Cinta Tiada Akhir ANTV Hari Ini Rabu 12 Desember 2018 Episode 37

1 jam yang lalu
Raih Piala Citra, Gading Marten Membuat Roy Marten Bangga

Raih Piala Citra, Gading Marten Membuat Roy Marten Bangga

1 jam yang lalu
Perempuan Bintang Awards 2018: Sheila Timothy (Bintang Seni Budaya)

Perempuan Bintang Awards 2018: Sheila Timothy (Bintang Seni Budaya)

2 jam yang lalu
Raquel Katie Larkin CINTA YANG HILANG Ungkap Alasan Menikah Muda

Raquel Katie Larkin CINTA YANG HILANG Ungkap Alasan Menikah Muda

2 jam yang lalu
Disindir Pro Diskriminasi, Arie Untung: Mestinya Ditanya ke Warga Malaysia Dong

Disindir Pro Diskriminasi, Arie Untung: Mestinya Ditanya ke Warga Malaysia Dong

2 jam yang lalu
Aquaman: Film Superhero DC yang Seru dan Mengagumkan

Aquaman: Film Superhero DC yang Seru dan Mengagumkan

2 jam yang lalu
Pete Davidson Sudah Move On dari Ariana Grande?

Pete Davidson Sudah Move On dari Ariana Grande?

3 jam yang lalu
Perempuan Bintang Awards 2018: Najwa Shihab (Bintang Profesi)

Perempuan Bintang Awards 2018: Najwa Shihab (Bintang Profesi)

3 jam yang lalu