LIDA 2020: Eva (NTB) Pimpin Panggung TOP 33 Group 11

Ari Kurniawan | 17 Maret 2020 | 12:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Dengan tersenggolnya Ica (Aceh) pada Top 33 Group 10 LIDA 2020 beberapa waktu lalu, mempupuskan harapan Provinsi Aceh untuk menjadi juara provinsi LIDA kedua kalinya setelah tahun lalu berhasil meraih gelar Juara pada LIDA 2019 melalui Faul.

Persaingan pun semakin terasa menegangkan pada Konser LIDA 2020 Top 33 Group 11 yang menampilkan Eva (Nusa Tenggara Barat) , Rana (Sumatra Barat), dan Erpan (Jambi), pada tayangan Minggu (15/3).

Membuka konser dengan sangat memukau, Eva (Nusa Tenggara Barat) yang berduet dengan Faul LIDA berhasil membuat seisi studio terhanyut dengan penampilan total dirinya dalam membawakan lagu “Janji Jana”. Atas penampilan memukaunya tersebut, Eva menempati posisi teratas pada perolehan polling LIDA 2020 Group 11. 

Pujian juga dia dapat dari Inul Daratista Dewan Juri pada malam itu. Menurut Inul, penampilan Eva malam sudah terlihat maksimal dan menunjukkan progress yang sangat signifikan dari penampilan-penampilan sebelumnya.

Begitu juga dengan Rana (Sumatera Barat) yang tampil berduet dengan Irsya DA mampu memikat hati Dewan Juri untuk memberikan standing ovation. “Fatwa Pujangga” dari Rana dinilai Dewi Persik sudah sempurna. Pada lagu ini, Rana dinilai dapat saling mengisi dengan lawan duetnya. 

Kompoisi suara antara keduanya sudah sangat sempurna, tidak ada yang mendominasi sehingga harmony dalam lagu ini masih tetap indah untuk dinikmati. “Pada dasarnya suara kamu itu sudah indah, jadi ketika kamu ingin membentuk cengkok pada sebuah lagu pun tidak berkesan berlebihan, semoga kamu bisa menyajikan penampilan yang lebih spektakuler lagi dari hari ini," tambah Reza DA.

Sementara itu Erpan (Jambi) yang tampil dengan gaya flamboyan bersama Randa LIDA membawakan lagu “Mata Air Cinta” harus tersenggol di penghujung Konser LIDA 2020 Top 33. Menurut Soimah, penampilan Erpan malam ini sangat tidak lepas, di mana seharusnya dengan sajian konsep yang unik seperti malam ini, duta asal Jambi tersebut dapat menggali lebih melalui body language yang lebih luwes ataupun interaksi yang lebih pada lawan bernyanyinya.

(ari)

Penulis : Ari Kurniawan
Editor: Ari Kurniawan
Berita Terkait