Modal Rp 54 Miliar, Bagaimana "The Raid 2: Berandal" Balik Modal dan Untung?
Modal Rp 54 Miliar, Bagaimana "The Raid 2: Berandal" Balik Modal dan Untung?

Modal Rp 54 Miliar, Bagaimana "The Raid 2: Berandal" Balik Modal dan Untung?

Selasa, 8 April 2014 20:24:27 WIB | Wayan Diananto
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - TEPAT pada Hari Film Nasional yang jatuh Minggu (30/3) lalu, industri film Indonesia menerima "kado" terindah sepanjang sejarah.

The Raid 2: Berandal (TR2) di hari itu saja mengumpulkan 123 ribu penonton! Ini rekor baru yang tampak sulit diperbarui film Indonesia lain. Masalahnya, TR2 menelan biaya produksi hingga Rp 54 miliar! Bisakah balik modal?

Sampai Senin (7/4), menutip situs Filmindonesia.or.id TR2 mencatat 925.055 penonton. Rata-rata per hari TR2 menyihir 100 ribu penonton sejak kali pertama dirilis 28 Maret. "Kami tidak memasang target berapa ribu penonton, tapi pencapaian ini di atas ekspektasi kami," terang produser Merantau Films, Ario Sagantoro saat ditemui Bintang, Kamis (3/4). Pengamat film Yan Widjaja membocorkan, pada hari pertama saja, sebenarnya TR2 mencetak sejarah dengan raihan 91 ribu penonton.

Angka sebanyak itu didapat dari laporan jumlah penonton harian dari jaringan Cinema 21, Blitz Megaplex, dan jaringan bioskop lainn. Ini menyempurnakan pencapaian The Raid dua tahun lalu yang hanya mengumpulkan sekitar 50 penonton di hari pertama.

anen raya penonton di bioskop terus berlanjut. Pertanyaannya, apa film ini bisa balik modal mengingat (konon), biaya produksi TR2 tak kurang dari Rp 50 miliar? Menurut Yan Widjaja, andai TR2 berakhir di kisaran 2 juta penonton, maka uang yang kembali ke tangan produser baru Rp 30 miliar. Itu sebabnya, Ario berorientasi ke pasar internasional dengan jalur distribusi lintas benua.

"Biaya produksi film ini Rp 54 miliar. Itu untuk syuting delapan bulan, melibatkan ratusan kru dan pemain. Lokasinya tidak hanya di Jakarta. Kami ke Bandung, Gombong Jawa Tengah, dan lain-lain. Kalau mau balik modal, film ini harus ditonton 4 juta orang. Kalau hanya mengandalkan loyalitas penonton Indonesia, sangat sulit meski Ayat-ayat Cinta, Laskar Pelangi, dan Habibie &Ainun berhasil membuktikan. Makanya, kami mengekspor film ini ke penjuru dunia," pungkas Ario.

Menurut kabar, TR2 bakal tayang di 1200 bioskop di AS pekan ini. Balik modal dan bahkan untung rasanya bukan sesuatu yang sulit diraih.  

(wyn/ade)


Penulis Wayan Diananto
Editor -
Terbaru
9 Tips Kecantikan Sederhana yang Out of The Box

9 Tips Kecantikan Sederhana yang Out of The Box

35 menit yang lalu
Duh, Teuku Ryan Akui Tak Subscribe YouTube Ria Ricis

Duh, Teuku Ryan Akui Tak Subscribe YouTube Ria Ricis

1 jam yang lalu
Dulu Dikenal Sebagai Raja dan Ratu Dangdut, Rhoma Irama Ungkap Penyebab Pisah dari Elvy Sukaesih

Dulu Dikenal Sebagai Raja dan Ratu Dangdut, Rhoma Irama Ungkap Penyebab Pisah dari Elvy Sukaesih

1 jam yang lalu
Ikke Nurjanah dan Aldi Bragi Kompak Dampingi Wisuda Putrinya, Siti Adira Kania

Ikke Nurjanah dan Aldi Bragi Kompak Dampingi Wisuda Putrinya, Siti Adira Kania

2 jam yang lalu
4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Jatuh Cinta dan Pacaran di Usia 30-an

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Jatuh Cinta dan Pacaran di Usia 30-an

2 jam yang lalu
Iqhbal Juara LIDA 2021, Si Dokter yang Suka Nyanyi Pukul 2 Pagi di IGD

Iqhbal Juara LIDA 2021, Si Dokter yang Suka Nyanyi Pukul 2 Pagi di IGD

3 jam yang lalu
Ikbal Fauzi Ikatan Cinta Kena Prank Istri, Buka Kotak Kacamata yang Keluar Malah Alat Ini

Ikbal Fauzi Ikatan Cinta Kena Prank Istri, Buka Kotak Kacamata yang Keluar Malah Alat Ini

3 jam yang lalu
Batal di Pesantren, Ria Ricis dan Teuku Ryan Sewa Tempat di Hotel Mewah untuk Lamaran

Batal di Pesantren, Ria Ricis dan Teuku Ryan Sewa Tempat di Hotel Mewah untuk Lamaran

4 jam yang lalu
Idap Penyakit Kulit Rosacea, Maia Estianty Nekat Berjemur Saat Liburan ke Hawai

Idap Penyakit Kulit Rosacea, Maia Estianty Nekat Berjemur Saat Liburan ke Hawai

4 jam yang lalu
Iqhbal LIDA 2021, Sang Dokter yang Sudi Jadi Penyanyi Dangdut

Iqhbal LIDA 2021, Sang Dokter yang Sudi Jadi Penyanyi Dangdut

5 jam yang lalu