Go Green, Yuk Kurangi Penggunaan Kayu Dalam Pemilihan Perabot Rumah Tangga - Tabloidbintang.com
Go Green, Yuk Kurangi Penggunaan Kayu Dalam Pemilihan Perabot Rumah Tangga
Go Green, Yuk Kurangi Penggunaan Kayu Dalam Pemilihan Perabot Rumah Tangga

Go Green, Yuk Kurangi Penggunaan Kayu Dalam Pemilihan Perabot Rumah Tangga

Senin, 17 Juni 2019 21:45:08 WIB | Panditio Rayendra
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Kampanye go green terus digalakkan. Berbagai pihak menyerukan penghijauan, mengurangi penggunaan plastik, hingga pemakaian peranti rumah tangga berbasis kayu. Di Indonesia sendiri, kayu komoditas ekspor terbesar kedua setelah sektor migas. Indonesia mengekspor produk kayu ke Jepang, Amerika Serikat, hingga Eropa. Terlepas dari pencapaian ini, banyak pihak mengingatkan penebangan hutan secara agresif tanpa penanaman kembali membahayakan ekosistem hutan di Indonesia.

World Wildlife Fund memprediksi Pulau Kalimantan akan kehilangan 75 persen luas wilayah hutan pada 2020 karena tingginya laju deforestasi. Dari sekitar 74 juta hektar hutan yang dimiliki Kalimantan, hanya 71 persen yang tersisa pada 2005. Jumlah ini pada 2015 menyusut menjadi 55 persen. Jika tidak segera dikendalikan, Kalimantan diyakini akan kehilangan 6 juta hektar hutan pada 2020. Data ini terungkap dalam program penyerahan 1.000 bibit pohon kepada pengunjung Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, belum lama ini.

Acara yang digagas PT Jaya Bersama Saputra Perkasa (JBSP), produsen pintu rumah berbahan pelat baja Fortress, ini mengajak para ibu menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. "Kami mengajak keluarga Indonesia mengambil peran untuk memelihara hutan. Caranya simpel, mulailah dengan menanam pohon di rumah masing-masing. Ini langkah kecil yang kelak berdampak besar," ujar Direktur Utama JBSP, Joni Effendi, kepada tabloidbintang.com.

Ia menambahkan, "Program berbagi 1.000 bibit pohon ini sekaligus untuk mengurangi penggunaan kayu dalam pemilihan perabot rumah tangga. Diharapkan ini akan berdampak positif bagi lingkungan." Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, pada 2017 luas hutan di Indonesia 133,3 juta hektar. Pada 2045 mendatang, diprediksi bertambah sebanyak 16,1 juta hektar. Dengan catatan, publik ramah terhadap lingkungan dan penebangan pohon ditekan setiap tahun.

Penulis Panditio Rayendra
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
loading...
Dituduh Menistakan Agama, Ini Jawaban Atta Halilintar

Dituduh Menistakan Agama, Ini Jawaban Atta Halilintar

25 menit yang lalu
Mulai Proses Syuting, Film Ini akan Gambarkan Indonesia di 2045

Mulai Proses Syuting, Film Ini akan Gambarkan Indonesia di 2045

55 menit yang lalu
Dokter Belum Bisa Menentukan Obat untuk Penyakit Ashanty

Dokter Belum Bisa Menentukan Obat untuk Penyakit Ashanty

1 jam yang lalu
6 Zodiak Ini Punya Peluang Besar jadi Pengusaha Sukses

6 Zodiak Ini Punya Peluang Besar jadi Pengusaha Sukses

1 jam yang lalu
Ashanty Bentol Satu Badan, Aurel : Dokternya Juga Masih Bingung

Ashanty Bentol Satu Badan, Aurel : Dokternya Juga Masih Bingung

2 jam yang lalu
Nagabonar Reborn Tayang, Dibintangi Gading Marten

Nagabonar Reborn Tayang, Dibintangi Gading Marten

2 jam yang lalu
Sidang Pledoi, Ini Permohonan Nunung dan Suami kepada Majelis Hakim

Sidang Pledoi, Ini Permohonan Nunung dan Suami kepada Majelis Hakim

3 jam yang lalu
7 Pertanda Anda Memiliki Persahabatan yang Sehat

7 Pertanda Anda Memiliki Persahabatan yang Sehat

3 jam yang lalu
Kiat Membangkitkan Kembali Gairah Seks yang Menurun Pascapersalinan

Kiat Membangkitkan Kembali Gairah Seks yang Menurun Pascapersalinan

4 jam yang lalu
 5 Perbuatan yang Tanpa Disadari Membuat Anda Masuk Kategori Toxic Parents

5 Perbuatan yang Tanpa Disadari Membuat Anda Masuk Kategori Toxic Parents

5 jam yang lalu