Anak Mulai Main Rahasia? Ini Alasan Mengapa Orang Tua Jangan Langsung Berpikiran Jelek
Anak Mulai Main Rahasia? Ini Alasan Mengapa Orang Tua Jangan Langsung Berpikiran Jelek

Anak Mulai Main Rahasia? Ini Alasan Mengapa Orang Tua Jangan Langsung Berpikiran Jelek

Kamis, 26 Agustus 2021 06:30:23 WIB | Wida Kriswanti
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Mungkin ada di antara Moms yang mulai merasakan kalau anaknya yang beranjak remaja mulai main rahasia. Ponselnya tiba-tiba menggunakan kata kunci. Pintu kamarnya sering ditutup dari dalam. Atau menampakkan raut wajah tidak suka ketika didekati atau ditanya-tanya. Ada baiknya kita sebagai orang tua agar tidak langsung berpikiran jelek.

Seperti dilansir dari Verywell, keinginan bermain rahasia atau privasi adalah sesuatu yang alami, bagian dari proses mereka menuju dewasa. Sebagai anak yang beranjak remaja, mereka mulai menghadapi tantangan yang lebih berat. Mulai dari mempelajari tentang siapa diri mereka, di mana bisa merasa nyaman dan diterima, hingga apa yang ingin dilakukan atau cita-citakan dalam kehidupannya. Jadi saat anak merahasiakan sesuatu, bukan berarti mereka sedang melakukan hal yang buruk. Kadang anak hanya sedang tidak siap menjelaskan atau sekadar enggan berbagi dan ingin menyimpan sesuatu untuk dirinya sendiri.

Namun tidak dipungkiri, bagi orang tua, fase bermain rahasia ini lebih sering ditanggapi negatif. Banyak orang tua dihantui segala pemberitaan tentang buruknya lingkungan pergaulan, internet, hingga ancaman pornografi dan narkoba. Saat anak remajanya mulai terlihat main rahasia dan menjaga jarak, reaksi berlebihanlah yang kerap keluar dari orang tua. Antara lain dengan langsung memberikan teguran, meminta penjelasan, bahkan hingga membuka paksa rahasia yang sedang anak jaga.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Apa risikonya jika orang tua tidak bisa menahan diri dan ingin memproteksi anak remajanya dengan ketat? Maka besar kemungkinan anak akan terhambat dalam hal kemandirian dan keberdayaannya. Selain itu, hubungan orang tua dan anak yang idealnya dibangun atas dasar rasa saling percaya jadi sulit terbentuk. Bukan tidak mungkin hubungan ke depannya akan diwarnai dengan sikap saling curiga dan saling lempar tuduhan yang mengada-ada.

Dengan memahami hubungan antara privasi dan kepercayaan, orang tua otomatis akan menahan dirinya agar tidak ikut campur terlalu dalam dengan urusan anak remajanya. Selalu ingat bahwa anak yang sedang bertumbuh menuju dewasa memiliki keinginan untuk dipercaya, dianggap dewasa, dan bisa bertanggungjawab. Memberi mereka ruang berarti memberi mereka kesempatan semaksimal mungkin untuk bertumbuh rasa percaya dirinya, keyakinan terhadap kemampuan dirinya, dan kemandiriannya.

Kapan saatnya orang tua harus melakukan interupsi? Gunakan insting dan hanya jika perilaku anak dalam menjaga rahasianya mulai terasa berlebihan. Misalnya, dibarengi reaksi marah atau benar-benar memutus komunikasi. Di sini orang tua perlu mulai mencari cara untuk mengetahui apa yang sebetulnya sedang terjadi. Namun sekali lagi, memaksa anak berterus terang bukanlah solusi terbaik.

Orang tua bisa memulai dengan menyelidiki diam-diam melalui lingkungan seperti pihak sekolah dan guru, teman-teman mainnya, atau media sosial yang digunakan. Coba juga untuk melakukan pendekatan sebagai sahabat kepada anak. Jangan ragu meminta bantuan ahli, seperti konselor atau psikolog, jika kemudian Anda sebagai orang tua menemukan sesuatu yang di luar dugaan atau tidak diharapkan.


Penulis Wida Kriswanti
Editor Binsar Hutapea
TAG: #Parenting
Terbaru
Krisdayanti Berbagi Tips Kurangi Efek Radiasi Gagdet

Krisdayanti Berbagi Tips Kurangi Efek Radiasi Gagdet

45 menit yang lalu
Dukung Rachel Vennya, Keanu Angelo: Kamu Orang yang peduli dan Berhati Mulia

Dukung Rachel Vennya, Keanu Angelo: Kamu Orang yang peduli dan Berhati Mulia

1 jam yang lalu
Celine Evangelista Bukan Menangisi Perpisahan dengan Stefan William, Tapi Karena Hal Ini

Celine Evangelista Bukan Menangisi Perpisahan dengan Stefan William, Tapi Karena Hal Ini

2 jam yang lalu
Kamu Pacar yang Egois? Hati-Hati Tanda Hubungan Mulai Toxic 

Kamu Pacar yang Egois? Hati-Hati Tanda Hubungan Mulai Toxic 

3 jam yang lalu
Nindy Ayunda Akui Masih Cinta Mantan Suami, Ada Kemungkinan Rujuk? 

Nindy Ayunda Akui Masih Cinta Mantan Suami, Ada Kemungkinan Rujuk? 

4 jam yang lalu
Setelah Alpard, Basuki Surojo Beri Tiket Babymoon ke Turki untuk Lesti Kejora - Rizky Billar 

Setelah Alpard, Basuki Surojo Beri Tiket Babymoon ke Turki untuk Lesti Kejora - Rizky Billar 

4 jam yang lalu
Usai Diperiksa Polisi, Instagram Rachel Vennya Lenyap

Usai Diperiksa Polisi, Instagram Rachel Vennya Lenyap

5 jam yang lalu
Sophia Latjuba Jawab Gosip Pacaran dengan Abdee Negara

Sophia Latjuba Jawab Gosip Pacaran dengan Abdee Negara

5 jam yang lalu
Para Aktor Yang Memainkan VIP Dalam “Squid Game” Dikritik Karena Kualitas Akting Mereka

Para Aktor Yang Memainkan VIP Dalam “Squid Game” Dikritik Karena Kualitas Akting Mereka

6 jam yang lalu
Pernah Tidak Karantina Juga Sebelumnya, Berikut Kronologi Waktu Rachel Vennya dari Dubai

Pernah Tidak Karantina Juga Sebelumnya, Berikut Kronologi Waktu Rachel Vennya dari Dubai

6 jam yang lalu