Mau Piknik ke Bali, Hotel Ini Kampanyekan Celebrating Diversity - Tabloidbintang.com
Mau Piknik ke Bali, Hotel Ini Kampanyekan Celebrating Diversity
Mau Piknik ke Bali, Hotel Ini Kampanyekan Celebrating Diversity

Mau Piknik ke Bali, Hotel Ini Kampanyekan Celebrating Diversity

Kamis, 18 Maret 2021 00:00:45 WIB | Adi Adrian
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Di tengah pandemi Covid-19, Bali masih jadi destinasi wisata favorit masyarakat Indonesia dan dunia. Pulau Dewata memiliki banyak hotel dan vila berbintang. Salah satu yang jadi primadona tentu saja The Apurva Kempinski Bali. Hampir dua tahun setelah peluncuran perdananya di Nusa Dua, hotel ini kembali memberi penghormatan untuk keragaman Indonesia lewat program Celebrating Diversity yang menampilkan kumpulan klip pendek perayaan budaya, warisan, dan filosofi Indonesia. Tujuannya, menciptakan pengalaman unik buat para tamu.

Kampanye ini telah dimulai sejak Januari 2021 dengan Indonesia sebagai pasar utama. Tahap kedua kampanye ini menjangkau pasar Tiongkok, diikuti seluruh dunia pada akhir 2021. Klip pendek diluncurkan ke seluruh media dan platform daring beberapa bulan mendatang. “Sejak kami buka resor pada 1 Februari 2019, kami memiliki visi menjadikan The Apurva Kempinski Bali sebagai resor terbaik di pulau ini,” kata General Manager The Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet, lewat siaran pers yang kami terima pekan ini.

“Dengan bangga kami luncurkan seri video terbaru karakteristik dan keragaman Nusantara. Kampanye ini makin meneguhkan posisi kami sebagai resor mewah terkemuka di Bali,” katanya. Serial video baru ini menceritakan perjalanan Lady in Red menyusuri empat brand pillar yang membuat The Apurva Kempinski Bali unik yakni spectacular, sensational, curated dan serene. Karakteristik ini membedakan The Apurva Kempinski Bali dengan para pesaingnya.

“Esensi tradisional Indonesia yang erat dengan tradisi dan budaya, berpadu dengan kemewahan Eropa klasik khas Kempiski serta keramahan khas Bali,” Vincent menjelaskan. Celebrating Diversity sebuah penghormatan keragaman budaya, yang terhimpun dalam 17.500 pulau dan dihuni 300 kelompok etnis dengan 750 bahasa berbeda. Kekayaan ini tercermin dalam semboyan resmi Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, yang dicetuskan pada zaman Kerajaan Majapahit.


loading...
Penulis Adi Adrian
Editor Tubagus Guritno
TAG: #Wisata
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Terbaru
Hotman Paris Hutapea Dilaporkan ke Peradi oleh Hotma Sitompul

Hotman Paris Hutapea Dilaporkan ke Peradi oleh Hotma Sitompul

37 menit yang lalu
Sudah Lama Pisah, Tapi Kalau Kelakuan Mantan Seperti Ini, Berarti Dia Masih Ngarep

Sudah Lama Pisah, Tapi Kalau Kelakuan Mantan Seperti Ini, Berarti Dia Masih Ngarep

1 jam yang lalu
Masya Allah Istri Melahirkan di Hari Pertama Ramadhan, Rizki DA Tak Terlihat Mendampingi

Masya Allah Istri Melahirkan di Hari Pertama Ramadhan, Rizki DA Tak Terlihat Mendampingi

1 jam yang lalu
Perjuangan Bunda Naik Turun Metromini Antarkan Rey Bong Wujudkan Cita-cita Jadi Artis

Perjuangan Bunda Naik Turun Metromini Antarkan Rey Bong Wujudkan Cita-cita Jadi Artis

2 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan Menetapkan Tersangka kepada Fajar Umbara Suami Yuyun Sukawati

Polisi Ungkap Alasan Menetapkan Tersangka kepada Fajar Umbara Suami Yuyun Sukawati

2 jam yang lalu
Aktor Lonceng Cinta Arjit Taneja Positif Covid-19 : Saya Lengah ...

Aktor Lonceng Cinta Arjit Taneja Positif Covid-19 : Saya Lengah ...

3 jam yang lalu
Sukses Dari Jendela SMP Antarkan ke Puncak Popularitas, Rey Bong: Aku Belum Puas!

Sukses Dari Jendela SMP Antarkan ke Puncak Popularitas, Rey Bong: Aku Belum Puas!

3 jam yang lalu
Sinopsis Samudra Cinta SCTV Hari Ini Selasa 13 April 2021

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Hari Ini Selasa 13 April 2021

4 jam yang lalu
Sinopsis Love Story The Series SCTV Hari Ini Selasa 13 April 2021

Sinopsis Love Story The Series SCTV Hari Ini Selasa 13 April 2021

4 jam yang lalu
Jadi Tersangka, Fajar Umbara Suami Yuyun Sukawati Resmi Ditahan Terkait Kasus KDRT

Jadi Tersangka, Fajar Umbara Suami Yuyun Sukawati Resmi Ditahan Terkait Kasus KDRT

4 jam yang lalu