2 Tahun Mangkokku #JalanTerus Membawa Kekuatan dan Simfoni Rasa di Industri Kuliner Indonesia
2 Tahun Mangkokku #JalanTerus Membawa Kekuatan dan Simfoni Rasa di Industri Kuliner Indonesia

2 Tahun Mangkokku #JalanTerus Membawa Kekuatan dan Simfoni Rasa di Industri Kuliner Indonesia

Senin, 23 Agustus 2021 01:47:42 WIB | Redaksi
A+ | Reset | A-

TABLOIDBINTANG.COM - Memasuki tahun ketiga, Mangkokku memperkuat komitmennya untuk menjadi perusahaan rintisan (startup)  kuliner terbesar dan terdepan di Indonesia. Mangkokku juga mengumumkan tiga program kolaborasi dalam rangka perayaan ulang tahun kedua yang berdekatan dengan hari ulang tahun Republik Indonesia.

Sejak dibuka pada 2019 oleh Randy Kartadinata, Chef Arnold Poernomo, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming, Mangkokku telah tumbuh menjadi salah satu startup kuliner terbesar di Indonesia. Saat ini, Mangkokku memiliki 40 gerai yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Bandung dan Malang dan menjual lebih dari 200,000 mangkok setiap bulannya. Secara keseluruhan, lebih dari 2 juta mangkok hidangan nasi telah disajikan ke pelanggan Mangkokku dalam dua tahun terakhir.

Strategi bertahan dan berkembang dalam keterbatasan

Tak lama sejak mulai beroperasi, Mangkokku dihadapkan dengan pandemi Covid-19 di awal 2020 hingga kini. Namun, pandemi tidak menghentikan perkembangan Mangkokku dalam mencapai impian menjadi salah satu pemain kuliner terbesar di Indonesia dan nantinya membawa makanan Indonesia ke kancah internasional.

“Perjalanan Mangkokku dari tahun 2020 hingga 2021 menjadi sangat menantang akibat pandemi dan restriksi sosial dari pemerintah. Namun, melalui adaptasi strategi serta beragam inovasi dan kolaborasi, Mangkokku berhasil mencatat pertumbuhan 8 kali lipat selama pandemi,” ujar CEO Mangkokku Randy Kartadinata.

Saat opsi makan di tempat (dine-in) tak lagi jadi pilihan utama, Mangkokku mengganti fokus ekspansinya ke layanan daring (online platform) dan cloud kitchen.

“Bagi kami, pembukaan gerai baru harus dilakukan dengan teliti karena setiap gerai harus punya kinerja yang baik agar Mangkokku bisa terus berkembang secara berkelanjutan,” jelas Randy. 

“Kami kini memilih untuk membuka lebih banyak gerai daring (cloud kitchen) dan mempersiapkan infrastruktur pembelian online yang lebih baik di gerai yang sudah ada. Kami juga memilih untuk mendekat ke area residensial dibandingkan pusat perbelanjaan agar bisa lebih mudah dijangkau pelanggan yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.”

Tahun ini, Mangkokku berencana menambah sekitar 35 gerai di di pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Mangkokku juga melakukan adaptasi harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat umum serta memperketat protokol kesehatan di setiap gerai, mulai dari disinfektan rutin, penggunaan alat pelindung, pemesanan dan pembayaran digital (touchless and cashless technology), serta penerapan wajib vaksin bagi setiap karyawan Mangkokku.


Inovasi produk, operasional, dan pemasaran

"Di kondisi penuh tantangan seperti ini, salah satu kunci kesuksesan dalam industri kuliner adalah inovasi agar tetap relevan dan sesuai dengan zaman serta minat konsumen. Kami berkomitmen untuk terus mengeksplorasi masakan bercita rasa khas Nusantara dengan sajian yang lebih kontemporer namun tetap pas di lidah masyarakat Indonesia,” ujar Chef Arnold Poernomo, salah satu pendiri dan juga penanggung jawab research and development Mangkokku.
“Kami optimis bahwa Indonesia tak akan kehabisan bahan untuk dieksplorasi menjadi sebuah karya masakan yang unik untuk dihidangkan. Sejak awal, Mangkokku tidak ingin bersandar pada 'hype factor' sesaat. Kami ingin menyediakan pilihan makanan yang bisa dikonsumsi sehari-hari dan terus-menerus.”

Tahun ini, misalnya, Mangkokku telah mengembangkan varian produk beku (frozen food) dan menu lauk tanpa nasi untuk menjawab kebutuhan konsumen yang kini lebih sering berada di rumah. Produk beku juga ini diharapkan dapat menjangkau konsumen dari luar daerah yang belum terjangkau oleh gerai Mangkokku.

Kolaborasi #jalanterus dan perayaan ulang tahun kedua Mangkokku

Mengusung tema #JalanTerus, Mangkokku merayakan pencapaian dan ulang tahun kali ini melalui serangkaian program donasi, kolaborasi dengan Maximall Footwear, dan peluncuran menu kedua collaBOWLation.

Berkolaborasi dengan Halodoc, Mangkokku memberikan dukungan 3300 porsi hidangan kepada tenaga medis di Sentra Vaksinasi Halodoc. Makanan diberikan pada selama satu bulan dari 28 Juli hingga 28 Agustus 2021.

Bersama produsen alas kaki lokal Maximall Footwear, Mangkokku melakukan kolaborasi lintas produk dalam bentuk merchandise sandal spesial edisi ulang tahun Mangkokku. 

Mangkokku juga akan meluncurkan menu baru collaBOWLation yang merupakan hasil dari kolaborasi tiga chef ternama di Indonesia, yaitu Chef Arnold Poernomo, Chef Juna Rorimpandey, dan Chef Renatta Moeloek pada 17 Agustus, bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia. Menu kali ini akan berisi hidangan pemersatu rasa bangsa, sajian khas nusantara yang biasa ditemukan diperayaan hari raya yaitu, Opor ayam creamy ciptaan Chef Renatta, tempe orek renyah dan gurih karya Chef Juna dan pelengkap rasa nikmat dari sambal rendang kreasi Chef Arnold. 

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi untuk para pelanggan setia, Mangkokku juga mengadakan promosi Rp 0 bagi pembelian porsi kedua pada 20 hingga 22 Agustus, dan undian 10 gram emas kepada 10 pelanggan beruntung selama periode 11 - 29 Agustus 2019.

“Menginjak usia 2 tahun, kami meyakini bahwa tumbuhnya Mangkokku tidak terlepas dari dukungan para pelanggan setia, karyawan hebat, mitra, investor serta masyarakat Indonesia yang senantiasa mendukung dan membersamai Mangkokku di setiap perjalanan. Kami bertekad untuk Jalan Terus memupuk semangat dalam menaklukan setiap batasan dan tantangan untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi industri kuliner Indonesia.” ungkap Kaesang Pangarep, salah satu co-founder dari Mangkokku.
 


Penulis Redaksi
Editor Tubagus Guritno
TAG: #Kuliner
Terbaru
Duh, Teuku Ryan Akui Tak Subscribe YouTube Ria Ricis

Duh, Teuku Ryan Akui Tak Subscribe YouTube Ria Ricis

19 menit yang lalu
Dulu Dikenal Sebagai Raja dan Ratu Dangdut, Rhoma Irama Ungkap Penyebab Pisah dari Elvy Sukaesih

Dulu Dikenal Sebagai Raja dan Ratu Dangdut, Rhoma Irama Ungkap Penyebab Pisah dari Elvy Sukaesih

49 menit yang lalu
Ikke Nurjanah dan Aldi Bragi Kompak Dampingi Wisuda Putrinya, Siti Adira Kania

Ikke Nurjanah dan Aldi Bragi Kompak Dampingi Wisuda Putrinya, Siti Adira Kania

1 jam yang lalu
4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Jatuh Cinta dan Pacaran di Usia 30-an

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Jatuh Cinta dan Pacaran di Usia 30-an

1 jam yang lalu
Iqhbal Juara LIDA 2021, Si Dokter yang Suka Nyanyi Pukul 2 Pagi di IGD

Iqhbal Juara LIDA 2021, Si Dokter yang Suka Nyanyi Pukul 2 Pagi di IGD

2 jam yang lalu
Ikbal Fauzi Ikatan Cinta Kena Prank Istri, Buka Kotak Kacamata yang Keluar Malah Alat Ini

Ikbal Fauzi Ikatan Cinta Kena Prank Istri, Buka Kotak Kacamata yang Keluar Malah Alat Ini

2 jam yang lalu
Batal di Pesantren, Ria Ricis dan Teuku Ryan Sewa Tempat di Hotel Mewah untuk Lamaran

Batal di Pesantren, Ria Ricis dan Teuku Ryan Sewa Tempat di Hotel Mewah untuk Lamaran

3 jam yang lalu
Idap Penyakit Kulit Rosacea, Maia Estianty Nekat Berjemur Saat Liburan ke Hawai

Idap Penyakit Kulit Rosacea, Maia Estianty Nekat Berjemur Saat Liburan ke Hawai

3 jam yang lalu
Iqhbal LIDA 2021, Sang Dokter yang Sudi Jadi Penyanyi Dangdut

Iqhbal LIDA 2021, Sang Dokter yang Sudi Jadi Penyanyi Dangdut

4 jam yang lalu
Soal Kasus Berbikini di Jalan, Dinar Candy Berdamai dengan Pelapor

Soal Kasus Berbikini di Jalan, Dinar Candy Berdamai dengan Pelapor

4 jam yang lalu